Breaking Post

jajaran media online POSTKOTA MAKASSAR.COM mengucapkan turut berduka cita atas musibah gempa dan tsunami yang menimpah masyarakat sulawesi tengah dan sekitarnya

Cekikan Maut Sang Kekasih


Cita-cita Harmawati alias Armha (22) untuk menjadi bidan, akhirnya kandas total. Bagaimana tidak, Armha yang tidak lain adalah alumnus Akademi Kebidanan (Akbid) Syeh Yusuf Gowa itu, keburu "dipanggil" Tuhan, gara-gara dicekik oleh lelaki berinisial "M", yang tidak lain adalah kekasihnya sendiri.

Armha  yang merupakan warga Tinanggea,Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, namun sehari-hari tinggal di rumah kos Pondok Orange Jl.Landak Baru Makassar, ditemukan oleh warga setempat sudah tidak bernyawa lagi di Desa Lappaboase, Kajuara, Kabupaten Bone pada Senin (15/8) petang.

Aparat Kepolisian sendiri tampaknya tidak perlu repot-repot untuk mencari sebab musabab yang menyebabkan tewasnya gadis ayu berparas caem itu. Sebab hanya sehari berselang yakni Selasa (16/8), seorang lelaki berinisial "M" nongol dan menyerahkan diri ke Penyidik Polda Sulsel. Lelaki "M" yang tidak lain adalah anggota Polisi berpangkat Bintara di Mapolda Sulsel itu, mengaku telah "mengirim" Armha ke akherat, gara-gara urusan pribadi. Namun seperti apa urusan pribadi itu, saat ini masih dalam proses penyidikan.

Sejauh ini, Aparat Kepolisian baik dari Polda Sulsel maupun dari Aparat Polres Bone yang menerima limpahan perkara ini, belum memberi keterangan pasti mengenai urusan pribadi yang dimaksud oleh tersangka pelaku.  Tim Forensik Polda Sulsel sendiri hanya memastikan bahwa Armha meregang nyawa gara-gara kehabisan oksigen di paru-paru dan jantung.

Teka-teki cekikan maut sang kekasih ini memang masih menjadi tanda tanya. Cuma saja, gosip sudah menyebar kalau urusan pribadi yang dimaksud itu tidak lain adalah gara-gara si Armha sudah berbadan dua, namun tersangka diduga enggan untuk bertanggungjawab. Tapi bagaimana kebenarannya, kita tunggu saja. (*)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel