19 September 2016

OBAT KUAT MEMBAWA MAUT

Tags





















           Herman Tugadi (67), yang diketahui beralamat di Jl Veteran Utara No 35 AB Makassar, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi dikamar 205 Grand Hotel Populer Makassar. Minggu (18/9) sekitar pukul 09.30. Diduga kuat, lelaki paruh baya tersebut meregang nyawa gara-gara mengkonsumsi obat kuat pria secara berlebihan.
            Korban ditemukan oleh Rahmat Jaya, salah seorang Room Boy hotel, Rahmat Jaya.  Dalam keterangannya, Rahmat mengaku kalau saat itu dirinya berasma rekannya, Amin hendak membersihkan kamar yang ditempati almarhum. Namun saat pintu kamar diketuk penghuni tidak memberikan respon.
            “Kami ketuk beberapa kali pintu kamar korban karena tidak ada jawaban kami membuka pintu dan melihat korban sudah dalam keadaan terlentang di bawah lantai samping tempat tidur hanya menggunakan handuk,” kata Rahmat.
             Sementara Hadijah (22) reseption hotel menjelaskan, bahwa korban chek in pada Sabtu (17/9/2016) pukul 19.48 Wita. “Kemarin bapak itu che in. Tadi sekitar pukul 09.30 Wita, Room Boy Amin dan Rahmat Jaya melapor ke saya kalau tamu di kamar 205 meninggal dunia. Kami kemudian menghubungi polisi,” bebernya.
            Hadija juga mengaku bahwa korban sempat kedatangan tamu wanita sebelum paginya korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. “Sempat memang ada tamunya perempuan datang malam. Tapi kami tidak tahu persis siapa dan untuk apa ia ke kamar korban,” kata Hadijah.
           Pertugas dari Polres Pelabuhan Makassar yang tiba di lokasi penemuan mayat langsung melakukan olah TKP dan mengemankan sejumlah barang dari kamar korban.
           Dari kamar tersebut, polisi menemukan 2 buah air mineral, 1 buah gelas berisi air, 1 bungkus tissu magic merek super magic, 1 lembar tissu magic (telah terpakai), 1 buah dompet warna hitam berisi uang tunai Rp 645.000 (pecahan 100 ribu 6 lembar, pecahan 10 ribu 2 lembar, pecahan 20 ribu 1 lembar, pecahan 5 ribu satu lembar).
           Polisi juga menemukan SIM A, SIM C, 2 buah doa bentuk kotak warna kuning emas, 1 lembar angpao, 1 lembar KTP, 1 buah kunci motor merek honda warna hitam, 1 satu buah jam tangan warna silver merek Aron Dino, 2 Butir Obat Merek Cedo Caro 10 Mg serta beberapa barang lainnya.
           Dari hasil olah TKP ditubuh korban tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan. Adapun perkiraan sementara korban diduga terkena serangan jantung usai mengkonsumsi obat kuat. (*)