16 September 2016

"SOMBAYYA PALSUNAJI TETTA"

Tags





















PARONDA (parodi Obrolan Daerah)
By.yais

"Kemelut Singgasana Kerajaan Gowa, bikin Tata' dan Tetta gundah gulana."

Tata' : Halo Tetta, kuliat-liat gelisaki ini, ada apa.
Tetta : Betul Tata'. gelisah sekalika ini memang kurasa pikirkanki  nasibnya Sombayya Ri Gowa.
Tata' : ii, kenapa seng na nasibnya sombayya Ri Gowa yang difikirkan.
Tetta : Tata', kita ini masih keturunan langsung dari para karaeng tubarani pendamping setia Sombayya Ri Gowa.
Tata' : Ba, cocoki Tetta.
Tetta : Nah, itu dia Tata', kalau sekarang ada yang ronrongi kedudukannya Sombayya, sebagai keturunan tubarania, tentu itu jadi tanggungjawabta juga sekarang.
Tata' : Ba, cocoki lagi Tetta. Jadi bagaimanami.
Tetta : Sekarang ini kedudukan Sombayya sudah diambil alih secara paksa,  ini samaji bilang diinjak-injaki harga diria.Nipakasiri'ki Tata'.
Tata' : Kammami.
Tetta : Inimi yang bikin gelisaka Tata'. Mauku'mo kurasa kasih keluarki ini keris pusakayya.
Tata' : Adede, kalau itu tunggu dulu Iya Tetta, Ka tidak gampang itu menghunus senjata pusaka. Coba tentara Balandaji ia mau dihadapi, pastimi saya disampingta' Tetta.
Tetta : Ba, Itumi persoalannya Tata'. Ka cobanna tentara balanda yang punya perbuatan Iya, selesaimi, pasti.
Tata' : Tapi kalau saya Iya Tetta, sebenarnya tidak terpengaruja, karena bagi saya, Sombayya tetap tonji Sombayya yang asli. Yang baru dilantik itu adalah Sombayya palsunaji Tetta.
Tetta : Ka di lanti' tonji  tawwa Tata'.
Tata' : Coco'mi, tapi siapa dulu lantiki. Sebab kalau Sombayya yang asli itu silsilanya dilantik oleh Batte Salapang. Nda ada itu lambaga ada' riolo Na mariolo.
Tetta : Jadi yang melantik ini tau garring tong, ka nakirai dirinya Batte Salapang, padahal,  katurunan Balandaji. Over domezzzz...(*)