21 February 2017

ANGGOTA DPR RI HAMKA B. KADY KUNJUNGI WARGA BONTOALA GOWA

Tags

GAPURA (ragam liputan daerah)

      Hamka B. Kady salah satu anggota DPR/MPR RI dari fraksi partai golkar periode 2014-2019, mengunjungi warga bontoala, Palangga, untuk mensosialisasikan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yang diadakan di halaman rumah salah satu warga di dusun lambengi. Turut hadir pula dalam acara sosialisasi 4 pilar, Kapolsek Palangga, AKP. Agus Arfandy,SH.(21/2)
      Aggota DPR RI partai Golkar, Drs.H. Hamka B Kady, dalam sambutannya mengatakan 4 pilar ini sangat penting disosialisasikan, karena kita saling mengingatkan kembali falsafah hidup berbangsa dan bernegara.
      Falsafah bangsa itu adalah pancasila karena merupakan dasar negara sebagai pondasi pembangunan dan sumber dari segala hukum
     "Karena sudah banyak pengaruh- pengaruh dari luar, yang bisa berpengaruh terhadap pengembangan diri orang itu, apalagi anak- anak yang gampang terjerumus, seperti genk motor dan narkoba," ujar Hamka dari komisi V fraksi Golkar ini.
     Sebagai generasi muda kita membangun NKRI menjadi lebih baik lagi, mengamalkan dan menghayati makna pancasila dalam UUD dengan baik dan penuh tanggung jawab.
     Mantan PNS dosen Unhas ini menyampaikan kepada warga bontoala yang hadir, bukannya dia datang untuk menggurui, tetapi saling menjaga NKRI dari golongan- golongan PKI dan komunisme bahwa organisasi itu tidak penting. Makanya perlu kita membuat benteng pemahaman- pemahaman pancasila, agar tidak terpengaruh dan terjadi kepada anak- anak kita sebagai generasi kita kedepan.
    Harapannya kedepan masyarakat Bontoala, kehidupannya bisa tertata dan memahami aturan, saling harga- menghargai, saling bantu membantu karena persoalan falsafah kita gotong royong membangun desa ini dengan baik karena aturan itu bedasarkan pancasila, pungkasnya yang baru 1 kali datang di desa Bontoala dalam sosialisasi 4 pilar kepada warga bontoala.

AKAN BANTU BEDAH RUMAH DI DESA BONTOALA

     Hamka B Kady, yang merupakan anggota dewan DPR RI di fraksi partai Golkar, di komisi V, dalam kunjungannya kegiatan sosialisasi 4 pilar, di desa Bontoala, Hamka menyempatkan diri bersama kepala desa bontoala, Muh. Yusuf Muin dg Sisila meninjau langsung ke rumah warga yang rusak rumahnya di dusun Lambengi. (21/2).
    Hamka juga berjanji akan membantu bedah rumah di tahun 2017 ini, karena saya sudah melihat kondisi rumah masyarakat di bontoala banyak yang rusak, ujarnya.
    "Itu terserah dari Kepala desa Bontoala, biar 100 unit kami siap membantu, karena dana dari pusat sudah siap," ucapnya.
    Selain itu, ia juga membantu irigasi kecil untuk 3 desa yang ada di kabupaten Gowa, untuk menghubungkan dari desa yang satu ke desa lainnya, nilai anggaran dananya Rp. 600 juta.
    "Saya bantu irigasi di tahun 2017 ini, untuk menghubungkan 3 desa, antara lain desa bontoala, desa taeng dan desa jennetallasa, dengan anggaran langsung Rp.600 juta," paparnya diseluruh warga bontoala yang hadir, dan semua masyarakat, ramai- ramai bertepuk tangan.
     Sementara dari Kepala Desa Bontoala, Muh. Yusuf Muin Dg Sisila, sangat senang dengan kehadiran Hamka B Kady, "karena dengan kehadirannya beliau, sangat membantu kami disini masyarakat bontoala, beliau sangat peduli, apalagi sudah melihat langsung, kondisi rumah warga banyak rusak.
    "Semoga bantuan yang diberikan, bermanfaat bagi semua warga Bontoala dan saya sangat berterima kasih, karena bapak Hamka B Kady, bisa menyempatkan datang di desa Bontoala, walaupun kegiatannya sangat padat," tutur Yusuf Muin, yang baru 3 Minggu menahkodai desa Bontoala.
     Beberapa warga Bontoala, yang dimintai tanggapannya, dengan kehadiran Hamka B Kady, mereka sangat bahagia, dan suka sosok anggota DPR RI ini, karena sosoknya tidak sombong, baik dan jujur, kata masyarakat yang menganggumi Hamka B Kady ini.
    "Saya sangat senang, bapak Hamka B Kady, karena sudah datang di desa bontoala, karena mau membantu masyarakat yang rusak rumahnya, hanya didalam bedah rumah nanti, harus yang benar- benar rusak dibantu, jangan yang masih layak dibantu direhab rumahnya, jadi yang benar- benar rusak yang harus dibantu,"pinta salah satu warga dusun Lambengi. (pkm/shanty)