06 February 2017

DINAS SOSIAL TAKALAR CAPAI TARGET ASURANSI JIWA 10 RIBU KK

Tags




GAPURA (ragam liputan daerah)

     Dengan program 12 unggulan pemerintah kabupaten Takalar, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yaitu salah satunya asuransi jiwa bagi masyarakat miskin, yang setiap tahunnya meningkat sehingga tahun  2017 ini, asuransi jiwa mencapai target sebanyak 10 ribu KK.
       Kepala dinas sosial kabupaten Takalar, Muh Ridwan Tiro, SE, MM saat ditemui di ruangannya, menyampaikan bahwa program 12 unggulan bupati Takalar, salah satunya asuransi jiwa dari tahun 2012- 2017, telah memenuhi target. "Setiap 2 tahun naik menjadi 2000 jiwa KK, jadi tahun 2017 ini sudah memenuhi target dan mencapai 10 ribu jiwa KK," ujarnya.
       Ridwan menerangkan yang mendapatkan asuransi jiwa itu apabila terjadi pada kematian, dan kalau pemegang polis itu mendapatkan Rp.8 juta, sedangkan kalau meninggal karena kecelakaan kerja itu mendapatkan Rp.18 juta.
       "Lebih dominan pada kecelakaan kerja, dan pekerja yg beresiko tinggi, seperti profesi buruh, dan nelayan, itulah yang lebih dominan selama 5 tahun," ungkapnya. Lanjut katanya juga dengan adanya asuransi jiwa, pemerintah kabupaten Takalar itu sangat konsen trhadap kepedulian kepada masyarakat sehingga keluarga mereka merasa ada jaminan keselamatan.
        Selain itu dinas sosial juga sudah memberikan bantuan sosial seperti kelompok usaha bersama, pemberian progran keluarga harapan, program kelompok usaha mantan nara pidana, pemberian santunan kepada anak cacat dan anak terlantar, bantuan langsung tunai, dan dana itu semua masuk dalam rekening masing- masing.
       "kami juga memberikan bantuan sandang dan pangan, yang baru- baru ini kami realisasikan diantaranya korban kapal tenggelam, yang tertimpa pohon tumbang, banjir, kebakaran, puting beliung, semua berupa sembako kami berikan," papar mantan kadis pendidikan kabupaten Takalar.
       Dengan motto dinas sosial "kami hadir anda tersenyum" hal itu diterapkannya oleh Ridwan untuk membuat masyarakat merasa terbantukan dengan adanya dinas sosial.
      "Jadi kami hadir ditengah- tengah masyarakat, untuk menghapus air matanya, sebelum air mata kesedihannya mengering, artinya jangan berlama- lama memberikan bantuan, kita harus bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat, sehingga mereka bisa tersenyum, walaupun bantuan itu hanya ala kadarnya tetapi kami peduli dengan kesusahannya," pungkasnya. (pkm/shanty)