24 March 2017

SISWA "LETJEN" SMAN 1 MAKASSAR TERUS DI ENDUS

Tags

LABRAK (laporan berita kriminal)

     Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Makassar, terus mengendus ikhwal penerimaan murid baru di SMAN 1 Makassar tahun 2016 lalu, yang masuk lewat "jendela alias letjen) dengan "mahar" yang nilai jutaan rupiah.
     Mantan Kepala Sekolah Abdul Hajar, yang disebut-sebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas modus penerimaan siswa "letjen" ini, ketihatannya semakin terjepit, setelah Penyidik memeriksa dan meminta keterangan dari 2 orang guru.
     Menurut kedua guru yang namanya dirahasiakan tersebut, bahwa Abdul Hajar ketika masih menjabat Kepala Sekolah, telah menugaskan kedua guru tersebut untuk menarik uang dari orang tua calon siswa yang akan "dijeblokan masuk lewat jendela", dengan jumlah yang berpariasi sesuai.  Yang pasti nilainya jutaan rupaih per orang.
     Menurut Kasie Intel Kejari Makassar, Alham, kedua guru tersebut adalah panitia penerimaan siswa baru secara offline bentukan Abdul Hajar, yang bekerja setelah penerimaan siswa baru secara online selesai.
     Dari hasil pemeriksaan kedua guru tersebut, diketahui bahwa keduanya memang melakukan pungutan kepada para orang tua calon siswa yang didaftar secara offline, atas perintah Abdul Hajar. Setelah uang pungutan tersebut terkumpul, selanjutnya diserahkan kepada Abdul Hajar.
    Abdul Hajar sendiri sejauh ini belum memenuhi panggilan Penyidik untuk diperiksa, dan telah mengajukan permohonan  penundaan waktu, dengan alasan sedang sibuk mengurusi persiapan pelaksanaan ujian akhir SMAN 1 Makassar.(pkm/yais)