18 March 2017

TRIO BEGAL KEMBALI DIAMUK MASSA

Tags

LABRAK (laporan berita kriminal)

      Setelah malang melintang sebagai tukang begal, tiga orang pemuda tanggung  yang diketahui bernama Leonardo, Muh.Ibnu dan Fadil, akhirnya ketiban apes, ketika mencoba merampas paksa tas milik seorang perempuan di sekitar Samata Gowa, pada Jum'at (17/3) sore.
      Ceritanya, ketika ketiga pemuda yang tengah beroncengan motor tersebut melintas di kawasan Samata, mereka bertemu dengan seorang perempuan yang juga mengendarai motor seorang diri.
      Berhubung situasi jalan sepi, apalagi suasana agak gelap menjelang magrib, ketiganya serta merta mendekati pengendara perempuan tersebut. Fadil langsung berusaha merampas tas milik korban, sedangkan Muh.Ibnu mengancam menggunakan parang dan busur, sedangkan Leonardo yang menyetir motor.
      Sekilas dibenak ketiga pemuda tersebut, mereka akan berhasil merampas tas korbannya lalu memepreteli isinya. Cuma sayang, rencana mereka bertiga gagal total, sebab perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu, berhasil menghindar dan kabur dengan motornya.
      Celakanya, setelah gagal merampas tas milik korbannya, aksi ketiganya juga ketahuan kerumunan warga sekitar Samata, dan langsung melakukan pengejaran.
Kontan ketiga pemuda begal tersebut panik, dan langsung tancap gas, kabur menuju arah Gowa. Tetapi karena nasib memang lagi apes, disekitar jl.HM.Yasin Limpo, ketiganya tidak dapat menguasai laju motor dan langsung tersungkur di jalan.
      Disaat itulah, warga sekitar langsung berkerumun. Cuma sayangnya, warga berkerumun bukan untuk menolong, tetapi untuk memberi hadiah bogem mentah secara bertubi-tubi kepada ketiganya, hingga bonyok.
     Untung saja, seorang anggota TNI berpakaian Dinas melintas dan mengamankan situasi, sebelum ketiganya menemui ajal.
     Leonardo (16) warga jl.Monumen Emmi Saelan Makassar, dan  Muh.Ibnu (16) warga Kampung Kassi-Kassi Toddopuli, langsung digiring dan diserahkan ke Aparat Kepolisian yang tengah bertugas di Bundaran Samata.
     Sedangkan  Fadil (15) warga Toddopuli Makassar, terpaksa dilarikan ke RS Syeh Yusuf, untuk mendapat pertolongan medis, berhubung kondisinya cukup parah dan kritis, karena kelewat banyak mendapat "jatah" dari kerumunan massa.(pkm/anjas)