Ads Top

LMPI SULSEL MINTA MABES BENTUK SATGAS ANTI NARKOTIKA NASIONAL

LIPSTIK (liputan peristiwa kota)

     Kedatangan Ketua Umum Markas Besar  (Mabes) Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Mayjend (Purn) DR.H.Syamsu Djalal,SH,MH di Makassar, dalam rangka silaturahmi dengan pengurus Markas Daerah Laskar Merah putih Indonesia.Sulawesi Selatan, di manfaatkan oleh Ketua dan Sekretaris LMPI Sul-Sel untuk mendorong terbentuknya Satgas Anti Narkotika secara nasional di bawah organisasi LMPI.
    Ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim, mengatakan Satgas Anti Narkotika sangat di butuhkan dalam kondisi Indonesia saat ini dalam status darurat narkoba. Dengan satgas, maka LMPI dapat secara serius terjun langsung dalam memberantas peredaran narkoba yang makin merajalela.
    Menurut Andi Nur Alim, ada beberapa alasan mengapa Indonesia saat ini masuk dalam kategori darurat narkoba. Pertama dari data BNN menunjukkan jumlah pengguna narkoba saat ini sudah mencapai 4 juta orang lebih, Faktanya penyalahguna narkoba sekarang 4 juta lebih. Angka meninggal dunia 30-50 orang setiap hari.
    Khusus Di Sulawesi Selatan,  LMPI sebenarnya telah membentuk satgas anti narkoba di Malino Kabupaten Gowa, namun secara administrasi belum sah sehingga keabsahannya di harapkan LMPI di pusat membentuk satgas secepatnya.
    Sementara, Ketua Umum Mabes LMPI, Syamsu djalal menegaskan usulan LMPI sulsel akan di tindak lanjuti karena usulan tersebut masuk dalam program kerja Mabes LMPI nantinya. keberadaan Ketua Umum Mabes LMPI Mayjend (purn) Syamsu Djalal bersama rombongan selama 3 hari (27-29 April), adalah salah satu program kerja untuk melihat secara langsung LMPI di daerah  setelah kongres mabes LMPI  di semarang jawa tengah januari 2017 lalu.(pkm/anjas)


Powered by Blogger.