Ads Top

FORMAB TUNTUT POLDA SULSEL UNGKAP DUGAAN PEMBUHUNAN MURSALIM

LIPSTIK (liputan peristiwa kota)

     Forum Pemuda dan Mahasiswa Bersatu (FORMAB) Sulsel, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel Jl. P.Kemerdekaan Makassar, Rabu (3/5) siang.
     Kedatangan massa mahasiswa sekitar 20 orang itu, dalam rangka meminta Penyidik Polda Sulsel segera mengambil alih kasus kematian Mursalim (21) alias Salim yang mayatnya ditemukan mengapung di Sungai Jeneberang Kab.Gowa pada Senin 9 Januari 2017 lalu, yang kasus saat ini ditangani Polres Gowa dan Polsek Somba Opu.
     Menurut para pendemo, kasus kematian Mursalim alias salim, warga Lassang Desa Towata Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar ini, diduga kuat adalah kasus pembunuhan, sehingga harus ditangani secara serius untuk mengungkap pelakunya.
     6 orang perwakilan pengunjuk rasa yang diterima Kabag Wassidik AKBP Husni didampingi Kasubdit I AKBP Anwar, SH di ruangan gelar Dit Reskrim, menyampaikan tuntutannya antara lain, meminta kepada Kapolda Sulsel agar mencopot Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Sombaopu karena diduga telah melakukan permainan terhadap dugaan kasus pembunuhan tersebut.
    Mereka juga meminta agar Kapolda Sulsel segera mengevaluasi kinerja pihak Polres Gowa karena dinilai sangat lambat dalam menangani kasus ini, dan mendesak Dir reskrim Polda sulsel agar segera mengambil alih penanganan kasus tersebut.
     Sementara Kabag Wassidik AKBP husni didampingi Kasubdit I AKBP Anwar, SH menjelaskan pihaknya akan membantu membackup Polres Gowa untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap tersangka kasus dugaan pembunuhan tersebut dan menjelaskan tentang mekanisme penahanan terhadap seseorang yang diduga melakukan pembunuhan.(pkm/anjas)

kondisi mayat Mursalim ketika ditemukan warga

Powered by Blogger.