25 June 2018

Ratusan Warga Demo KPU Wajo



GAPURA (postkota makassar)

Dua hari tersisa menuju pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Wajo pada 27 Juni 2018, ratusan warga hingga Senin (25/6) belum mendapat undangan (formulis c6) dari PPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

Kondisi inilah yang kemudian memicu ratusan warga dari berbagai Kecamatan di Wajo, untuk melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor KPU Wajo, Senin (25/6) sore.

Aksi demonstrasi massa ini merupakan bentuk protes warga, atas kinerja KPU Wajo beserta Jajarannya, yang  hingga Senin, belum menyalurkan undangan kepada ratusan warga pemilih yang tersebar di berbagai tempat.

Memang tampak ada keanehan dalam hal pendistribusian surat undangan ini, sebab dalam satu rumpun keluarga, hanya kepala keluarga yang mendapat undangan, sedangkan anggota keluarga lainnya tidak, seperti yang terjadi di Kel.Mattirotappareng.

"Ini tidak bisa dibiarkan, sebab bisa jadi ini aksi akal-akalan dari oknum-oknum tertentu untuk memanipulasi suara, dengan sengaja tidak mendistribusikan undangan kepada warga-warga tertentu", ujar sejumlah pendemo.

Menurut para pendemo, mayoritas warga yang sejauh ini belum mendapat undangan untuk memilih, rata-rata diketahui adalah pendukung panatik PAMMASE.
Karena itu dikhawatirkan ini bisa menjadi modus untuk mengalihkan suara.

"Ini perlu diwaspadai dan di kawal dengan serius, sebab satu surat undangan yang tidak didistribusikan bisa jadi dipergunakan oleh oknum tertentu untuk mencoblos surat suara sesuai keinginannya", jelas pendemo lainnya.

Aksi demonstrasi massa tersebut di warnai dengan pembakaran ban-ban bekas di depan Kantor KPU Wajo, serta orasi dan aksi protes dari para pendemo.

Menyikapi hal tersebut, tim PAMMASE telah berkoordinasi dengan pihak KPU Wajo, dan hasilnya memberi kesempatan kepada warga yang belum mendapat undangan, untuk didaftar hingga Selasa besok.(pkm/ishak-yais)