Breaking Post

jajaran media online POSTKOTA MAKASSAR.COM mengucapkan turut berduka cita atas musibah gempa dan tsunami yang menimpah masyarakat sulawesi tengah dan sekitarnya

Masjid Agung Wajo Tampung Korban Banjir



GAPURA (postkota makassar)

Intensitas curah hujan di Kabupaten Wajo beberapa pekan terakhir, terbilang cukup tinggi. Malah Kantor BMKG Wajo merilis, kondisi ini masih akan berlanjut dan sulit di prediksi kapan akan berakhir.

Akibat tingginya curah hujan tersebut, membuat sebagian wilayah Kota Sengkang hingga Jum'at (6/7) ini, masih terendam air dengan ketinggian mencapai 3 meter.

Banjir ini dipicu oleh meluapkan Sungai Walannae yang melintas pas di pinggiran Kota Sengkang, yang sudah berlangsung sekitar 2 pekan.

Akibat luapan air sungai tersebut, membuat para warga terpaksa mengunsi ke tempat-tempat yang aman, sambil menunggu dan berharap agar luapan air tersebut segera surut.

Salah satu lokasi yang menjadi tempat penampungan para warga yang mengungsi adalah Masjid Agung Sengkang. Masjid ini memang sudah rutin menjadi tempat pelarian warga setiap kali Sungai Walannae atau Danau Tempe meluap.

Menurut Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Sengkang H.Karyaman, warga-warga yang bermukim tidak jauh dari Masjid, sejak dulu sudah menjadikan Masjid Agung ini sebagai tempat pelarian setiap kali terjadi banjir luapan sungai. Saat ini ada sekitar 75 KK yang mengungsi di Masjid tersebut.

Bagi Pengurus Masjid, situasi seperti ini sudah hal rutin terjadi. Jadi tidak ada masalah. "Bagi Pengurus Masjid, yang penting para warga dapat menjaga kebersihan dan kerapihan Masjid, sebab bagaimana pun ini adalah Rumah Ibadah", jelas H.Karyaman.

Lagi pula, jelasnya, warga inikan mengurus diri mereka sendiri, disamping ada bantuan dari Pemkab Wajo. "Ini juga kan sifatnya sementara saja, kalau air sudah surut, para warga akan bubar dengan sendiri dan tidak perlu diminta bubar", katanya. (pkm/ishak-yais)




Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel