27 July 2018

Penyakit Paru-Paru Ancam Para Pedagang Basement Pasar Terong



SERASI (postkota makassar)

Pasar Terong Makassar yang masih menjadi salah satu pusat perbelanjaan tradisional di Makassar, kondisinya semakin memprihatinkan. Hampir di semua sektor, menyisahkan cerita miris yang tidak pernah ada habisnya.

Media postkota makassar.com mulai postingan hari ini Jum'at (27/7), secara berkesinambungan akan menurunkan laporan hasil investigasi tim terkait kondisi Pasar Terong secara umum, mulai kondisi fisik sampai kepada sistem manajemen pengelolaan pasar.

Saat ini, salah satu sisi pasar yang kondisinya sudah sangat memperihatinkan adalah kondisi di Lantai basement, dimana para pedagang maupun pengunjung rutin, setiap hari akan bergumul dengan kepulan asap hitam yang memenuhi seluruh area basement pasar, gara-gara cerobong pembuangan asap, sudah lama tidak berfungsi.

Kepulan asap hitam tersebut, berasal dari peralatan memasak sejumlah pedagang yang menggunakan pembakaran, diantaranya pabrik penggilingan bakso dan peralatan memasak lainnya.

Menurut informasi yang dihimpun, keadaan seperti ini sudah berlangsung lama. "Cerobong pembuangan asap sudah lama tidak berfungsi dan tidak pernah diperbaiki", ujar beberapa pedagang. Akibatnya, asap hasil pembakaran peralatan memasak para pedagang, setiap hari memenuhi ruang lantai basement.

Kondisi ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan oleh para pedagang dan pengunjung, tapi sayang tidak pernah ada respon dari pihak pengelola pasar.

Keadaan ini tentu saja menjadi ancaman serius bagi kondisi kesehatan orang-orang yang setiap hari beraktifitas di lantai basement. " Pokoknya kalau pandai jaga diri, pasti nakennakki penyakit paru-paru", ujar para pedagang.

Karena itulah setiap hari, para pedagang maupun para pengunjung, rata-rata mengenakan masker penutup wajah ketika memasuki lantai basement tersebut, untuk meminimalisir menghirup carbon CO2. (bersambung/pkm-yais)