09 November 2017

      Sebanyak 5 orang Mahasiswa STKIP ( Sekolah Tinggi Keguruaan dan Ilmu Pendidikan ) Puangrimagalatung Sengkang , telah selesai  melaksanakan PPL di SMN 3 Wajo.
      Kelima Mahasiswa yang melakukan kegiatan proses belajar dan mengajar sebagai guru praktek selama kurang lebih 4 bulan yang terdiri dari 3 orang sebagai guru Bahasa Indonesia dan 2 orang sebagai guru Biologi,  dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing Dr.H.Muhammad Basir , M.Pd didampingi oleh guru pamong Bahasa Indonesia Nurkhasanah,S.Pd dan guru pamong Biologi Dra.Muttamirati ,M.Pd dan pengawas Manajerial SMAN.3 Wajo Dra.Hj.Nurhayati , M.Si.
      Kepala sekolah SMAN.3 Wajo Drs.H.Syarifuddin, merasa sangat bersyukur dengan adanya Mahasiswa yang praktek di sekolah yang dipimpinnya, sebab selain menunjukkan akan adanya calon regenerasi ke depan, juga telah membantu pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah selama 4 bulan. (pkm/ishak ismail)


 

07 September 2017

      Pemerintah Daerah Kab Wajo menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) untuk mengelola Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Kab Wajo di Seluruh Kantorpos, pada 06 September 2017. 
     Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wajo, Drs H.Andi Burhanuddin Unru, M.M dan Kepala Regional 10 Sulawesi-Maluku PT Pos Indonesia (Persero), TMV Rudy  Vidayana.
      Penandatangan Kerjasama tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Pos Watampone yang membawahi wilayah kerja Bone Soppeng Wajo (Bosowa), Kepala Kantor Pos Sengkang, Ketua Komisi II DPRD Kab Wajo, dan Camat serta Lurah / Kepala Desa se-Kabupaten Wajo.
     Menurut  Manajer Pemasaran dan Pengembangan Outlet PT Pos Indonesia (Persero) Watampone yang menaungi wilayah Bosowa, Tri Jun Sultan menjelaskan bahwa,  Kerjasama Pembayaran PBB Kab Wajo tersebut dapat dilayani dan dibayarkan di seluruh Kantor Pos dan Agenpos yg tersebar di seluruh Indonesia secara online dan realtime.
     Adapun di Kabupaten Wajo,  tersebar 5 titik Kantor Pos Cabang yaitu Kantor Pos Cabang Sengkang, Kantor Pos Cabang Sabbangparu, Kantor Pos Cabang Paria, Kantor Pos Cabang Maniangpajo, dan Kantor Pos Siwa. Selain 5 kantor pos cabang yg ada, terdapat pula agenpos-agenpos yg tersebar di seluruh daerah Kab Wajo sehingga Outlet-Outlet Kantor Pos mudah dijangkau dan tidak jauh dari Masyarakat atau Wajib Pajak.
     PT Pos Indonesia (Persero) yg telah berpengalaman dalam melayani transaksi penerimaan pembayaran tagihan, setoran atas angsuran pinjaman, transaksi tabungan dan point of sale nasabah mitra kerja serta didukung dgn jaringan usaha yg terluas di Indonesia, terus menerus meningkatkan kualitas layanan dan senantiasa melakukan revitalisasi pelayanannya agar mampu hadir menjawab tantangan kemitraan tersebut.
    Selain itu,  Masyarakat kini juga bisa melakukan pembayaran Rekening Listrik, Air PDAM, dan PBB hanya satu atap saja karena Bayar Apa Saja ya di Kantor Pos. (pkm/ishak ismail)


05 July 2017

LIPSTIK (liputan peristiwa kota)

    Polres Pelabuhan Makassar, bersama Polsek Ujung Tanah, membantu pembangunan sekolah untuk anak-anak yang putus sekolah, yang didirikan oleh ustad Nur Maulana, yang beroperasi di simpan depot Pertamina Kelurahan Ujung Tanah Makassar, Selasa.(04/07/17).
    Menurut Kapolres Pelabuhan Makassar,  AKBP Said Anna Fauzi, SIK, pembangunan sekolah tersebut, diperuntukkan khusus bagi anak-anak yang kurang mampu, sehingga mereka tetap melanjutkan sekolah, selain bebas pembayaran alias gratis, semua fasilitas belajar seperti buku tulis pulpen dan buku gambar serta buku alqur'an, juga di tanggung.
    Sementara Kapolsek Ujung Tanah Kompol H.Amrulla Suaeb.SH. berharap agar melalui sekolah tersebut, anak-anak yang tidak mampu, dapat meraih cita-cita dan memperoleh kehidupan yang lebih baik.(pkm/syam)



26 June 2017

     Jaringan Tegangan Menengah (JTM) milik PT.PLN (Persero) di Makassar, kembali merenggut jiwa di sudut  jalan Raya Perumnas Antang dan Jl.Lasuloro, Senin (26/6) sore. Tiga orang lelaki warga perumnas Antang menjadi korban, yakni Udin, Adi dan Andra.
     Udin dan Adi dalam keadaan kritis dilarikan oleh warga ke rumah sakit Ibnu Sinah, sedangkan Andra tidak tertolong dan tewas di tempat kejadian.
     Menurut sejumlah keterangan yang berhasil dihimpun, Adi yang baru seminggu membeli ruko  tempat kejadian, bermaksud memperbaiki pipa bak penampungan air yang berada di bagian atap ruko tersebut. Adi kemudian memanggil Udin untuk membantu. Keduanya kemudian naik ke bagian atap ruko tersebut.
     Sayangnya, kedua lelaki naas tersebut tidak memperhatikan, bahwa di atas atap, melintang Jariangan Tegangan Menengah (JTM) bertegangan sekitar 20 KV milik PT.PLN, yang  hanya berjarak sekitar 1 meter dari bak penampungan air yang hendak diperbaiki.
    Tidak lama berselang, warga sekitarpun menjadi geger menyaksikan keduanya, Udin dan Adi, merontah-rontah tersengak Jaringan JTM tersebut di atap ruko.
    Sementara pemuda Andra yang tinggal sekitar lima ruko dari ruko tempat kejadian,  langsung berlari masuk ke ruko dan naik ke atap untuk memberi pertolongan. Sayang seribu sayang, Andra memang berhasil menendang Udin dan Adi hingga terjungkal ke bawah dan menghantam atao genteng rumah tetangga, namun justru Andra yang ikut terselip dan tersengat diantara dua kabel telanjang JTM tersebut. Warga sekitarpun tidak dapat berbuat apa-apa.
    Dua korban Adi dan Udin yang terjunggal ke bawah dengan kondisi kritis, langsung dilarikan ke rumah sakit, sedang Andra yang di efakuasi oleh beberapa warga yang naik ke atap ruko,  setelah listrik padam, langsung ke bawah ke rumahnya, sekitar lima ruko dari tempat kejadian, dalam keadaan tidak bernyawa lagi.
    Menurut sejumlah warga setempat, peristiwa  ini adalah kejadian yang diketiga kalinya, orang tersengak listrik di tempat yang sama.
    Yang pertama beberapa waktu lalu, dua pekerja bangunan yang sedang memplaster dinding ruko tersebut dalam keadaan hujan-hujan, tersengak dan terpental ke tanah. Untung keduanya tidak tewas. Yang kedua seorang pekerja yang memegang bambu basah, tidak sengaja bambu yang dipegangnya menyentuh jaringan tersebut, membuatnya tersengat dan tewas. 
    Hingga berita ini diposting, Senin (26/6) sore, kondisi Adi dan Udin masih kritis di rumah sakit. Sejumlah warga sempat berharap, agar peristiwa ketiga ini, bisa menjadi yang terakhir kalinya. Karena itu, warga berharap agar pihak PLN segera membenahi jaringa  tersebut, sebelum kejadian serupa terulang lagi. (pkm/yais)


22 June 2017

GAPURA (ragam liputan daerah)
     Akibar curah hujan yang turun sejak Senin, menyebabkan tanah longsor menerjang dua kawasan di Kab.Wajo, Rabu (21/6) dinihari, yakni jalan poros Kelurahan Maddukelleng dan Kelurahan Sengkang di Kecamatan Tempe. Akibatnya, selain ruas jalan menjadi lumpuh total, sejumlah rumah warga juga rusak berat tertimbun tanah dan lumpur.
     Kepala Dinas Pekerja Umum Dan Tata Ruang Khairil Andi Wawo bersama Camat Tempe Andi Muhammad Baso Iqbal yang turun langsung meninjau lokasi sesaat setelah longsor terjadi, langsung mengerahkan peralatan bersama masyarakat setempat untuk membersihkan timbunan tanah dan lumpur yang menutupi ruas jalan dan menimbun sejumlah rumah warga.
     Menurut Khairil Andi Wawo, pihaknya akan segera membenahi konsidi di sekitar lokasi longsor yang memang berada di kawasan tanah miring, agar ke depan peristiwa semacam ini tidak terulang lagi.(pkm/ishak ismail)



13 June 2017

GAPURA (ragam liputan daerah)
    Pemkab Wajo menggalar Rapar Koordinasi tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula bappeda Kab.Wajo, Senin (12/6).
    Menurut Muhammad Ilyas,S.Stp, M.Si, Kabag Organisasi mengatakan bahwa di setiap perumahan harus mempunyai standar pelayanan minimal yaitu, sekurang-kurangnya memiliki sarana pendidikan, kesehatan, dan air bersih.
    Melalui Rakor ini, katanya di tekankan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) senantiasa melakukan evaluasi realisasi pelaksanaan SPM di Kab.Wajo, agar SPM selanjutnya di tahun 2017 dapat lebih baik.
    Asisten 1 Pemkab wajo Andi Maddukelleng Oddang, tampil sebagai pemateri pada rakor tersebut, dengan materi Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM). (pkm/ishak ismail)



GAPURA (ragam liputan daerah)
     Menjelang Hari Raya Idul Fitrih 1438 H, Pemkab Wajo terus melakukan pemantuan harga bahan pokok di pasar-pasar yang di Kab.Wajo.
     Menurut Andi Musdalifah, Kabag Perekonomian Pemkab Wajo, mengatakan sejuah ini harga sembako dipasar yang ada di Kab.wajo masih terbilang wajar-wajar saja.
     Selama bulan Ramadhan ini hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga-harga masih normal dan pihaknya akan terus melakukan pemantuan dengan turun ke pasar-pasar.(pkm/ishak ismail)


GAPURA (ragam liputan daerah)
     Bupati Wajo Drs.H.Andi Burhanuddin Unru, MM bersama unsur Muspida, menggelar Safari Ramadhan di Kecamatan, Ahad (11/6).
     Kunjungan Safari Ramadhan tersebut, diisi dengan dialog dengan masyarakat Kecamatan Tempe yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
     Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Pengadilan Wajo,  Kapolres Wajo, Dandim Wajo, Ketua DPRD Wajo, Sekda Dr.Firdaus Perkesi, Camat Tempe Andi Baso iqbal,St,M.S, masing-masing bersama ibu. (pkm/ishak ismail)



12 June 2017

     Indonesia Prosecutors Watch (IPWA) adalah organisasi masyarakat (ormas) baru yang akan dideklarasikan di Jl. Falatehan 1 No. 1 Melawei, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Coffee Phoenam Blok M), Jakarta, Senin (12/6) besok.
    Syamsuddin Radjab, putra Sulsel yang menjadi salah satu deklarator organisasi ini menegaskan bahwa,  kehadiran IPWA adalah sebagai bentuk kekecewaan atas perkembangan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dinilai mulai masuk ke ranah politik.
    “IPWA ini hadir karena rasa kekecewaan berbagai profesi terhadap dinamika dan perkembangan Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan HM. Prasetyo,” kata Syamsuddin Rajab, atau yang biasa disapa Ollenk.
    Menurutnya, Anggota IPWA ini kedepan terdiri dari berbagai profesi seperti aktivis, advokat (pengacara), akademisi, praktisi hukun dan kaum profesional. IPWA ini sendiri bertujuan untuk mengembalikan marwah Kejaksaan sebagai penuntut umum bagi publik dan rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia.
    Terkait hal tersebut, Ollenk menjelaskan bahwa,  Kejaksaan saat ini sangat dekat dengan politik dan ada kecenderungan memasuki ranah politik sehingga segala keputusan, bisa jadi ada kepentingan politik di dalamnya.(pkm/yais)

Syamsuddin Radjab

11 June 2017

GAPURA (ragam liputan daerah)

     Pemerintah Kabupaten Wajo, melaunching sekaligus mengimplementasikan sebuah sistem yang dinamakan Mobile Sistem Informasi Manajemen Hasil Pengawasan Desa (SIM-HP Desa) dan Apip Trandes, yang akan diterapkan di seluruh Desa di Kab.Wajo, Sabtu (10/6).
     Menurut Bupati Wajo Drs.H.Andi Burhanuddin Unru, MM, penerapan Sistem ini adalah dalam rangka  mempercepat penyelesaian temuan hasil pengawasan desa. Karena itu, untuk  meningkatkan peran Pemerintah Desa, maka diharapkan agar para Kepala Desa dan perangkatnya agar aktif berkonsultasi dengan puhak inspektorat Kab.Wajo sehingga tidak terjadi lagi hal hal yang tidak diinginkan.
     Kagiatan yang juga dirangkaikan dengan Pemberian Penghargaan kepada pemerintah desa teraktif dan tercepat dalam penyelesaian temuan hasil pengawasan inspektorat daerah Kab. Wajo kepada 10 desa, masing-masing Desa Simpellu Kec.Pitumpanua,  Desa Botto Tanre Kec.Majauleng, Desa Ciromani Kec.Kera, Desa Wecudai Kec.Pammana, Desa Alesilureng Kec.Pitumpanua, Desa Tammabarang Kec.Penrang, Desa Nepo Kec.Tanasitolo, Desa Lauwa Kec.Pitumpanua, Desa Batu Kec.Pitumpanua, dan Desa Awo Kec.Kera.
     Sementara Inspektur Daerah Kab. Wajo, A.Ikshan ,S.Pt,.M.Si mengatakan Pengelolaan dana yang ada di desa harus betul betul dikelola secara transparan, akuntabel dan partisipatif . APIP Inspektorat Kab.Wajo berkomitmen menjadi mitra desa untuk selalu memberi bimbingan dan pembinaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di desa, dan bahkan akan menjadi penjamin terhadap Aparat Penegak Hukum.
     Karena itu diharapkan, tidak ada lagi Kepala Desa dan perangkatnya yang diproses hukum hanya karena persoalan administrasi pertanggung jawaban dan Mobil SIM-HP DESA DAN APIP TRADES masing - masing desa mempunyai pasword untuk memudahkan melihat kekurangan kekurangan pertanggung jawabannya yang secara online. (pkm/ishak ismail).




07 June 2017

GAPURA (ragam liptan daerah)

    Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs.Muktiono SH.MH melakukan kunjungan Safari Ramadhan di Kab.Wajo. Rombongan Kapolda disambut Bupati Wajo Drs.H.Andi Burhanuddin Unru .MM bersama pejabat-pejabat Organisasi Perangkat Daerah, dan pejabat lintas sektoral lainnya.
    Kegiatan safari Ramadhan tersebut di rangkaikan acara buka puasa dan Tarwih bersama yang berlangsung di rumah Jabatan Bupati Wajo.(pkm/ishak ismail)






















27 May 2017

GAPURA (ragam liputan daerah)

     SMA Negeri 3 Wajo berhasil membawa 48 orang siswanya bebas tes masuk di beberapa Perguruan Tinggi Negeri tahun 2017 ini. Ke 48 orang siswa tersebut, merupakan bagian dari 268 orang siswa yang ditamatkan tahun 2017 ini, yang dinyatakan lulus melalui proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
    Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Wajo H.Syarifuddin, pihaknya terus berupaya meningkatkan kwalitas pendidikan di Sekolah yang dipimpinnya, yang saat ini mendidik siswa sebanyak 866 orang siswa.
    Untuk tahun pelajaran 2017 ini, dari 268 siswa yang mengikuti UNBK (Ujian Nasioanl Berbasis Komputer), semua dinyatakan lulus, bahkan 48 orang diantaranya dinyatakan bebas tes jalur undangan Penerimaan Mahasiswa baru di beberapa Perguruan Tinggi Negeri.
    H.Syarifuddin juga menjelaskan soal prestasi non akademik dimana siswa SMA Negeri 3 Wajo juga mampu membawa nama sekolah ke tingkat nasional khususnya di bidang persepak bolaan nasional umur 19 tahun, yaitu  2 orang siswa yang bernama Angga Yudistira dan Aan Da'Anah Hidayat.  Selain itu, pada ajang Bupati Cup, SMA Negri 3 Wajo juga berhasil menjadi juara 1. (pkm/ishak ismail)


24 May 2017

GAPURA (ragam liputan daerah)

    Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Wajo menyelenggarakan Sosialisasi Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang dibuka Kepala Dinas Andi Tenriliwang diwakili Hamsiah Abbas, S.Sos Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, di gedung PKK Sengkang, (22/05).
    Menurut Hamsiah Abbas, S.Sos, bahwa lembaga pelatihan kerja mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sehingga keberadaannya perlu mendapatkan pengakuan melalui akreditasi lembaga pelatihan kerja.
    Perkembangan peluang kesempatan kerja baik disektor formal maupun in formal, katanya,  menunjukkan adanya perubahan yang signifikan bahwa kompetensi merupakan salah satu persyaratan yang utama harus dipenuhi oleh tenaga kerja, maka kualitas pelatihan mutlak mengacu kepada standar kompetensi kerja pemerintah dalam menyusun program pelatihan untuk meningkatkan kualiatas lulusannya.
    Menurutnya, sosialisasi akreditasi LPK ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengelola lembaga pelatihan kerja didalam melaksanakan tugas dari fungsinya dan sekaligus dapat menilai lembaga sebelum diakreditasi.(pkm/ishak ismail)





GAPURA (ragam liputan daerah)

     Sosok Muhammad Guntur Turu bagi warga Kel. Teddaopu Kec.Tempe, Wajo,  tentu sudah tidak asing lagi. Maklum saja, soalnya Muhammad Guntur Turu adalah petugas satgas kebersihan Kel. Teddaopu, yang sudah 5 bulan berkeliling kampung setiap hari mengurusi kebersihan di wilayah tersebut.
     Meski setiap hari berkeliling kampung, yang pasti ia tidak pernah merasa lelah melaksanakan tugas dan kewajiban membersihkan wilayahnya dan tidak mengenal waktu pagi dan malam panas matahari dan hujan, dia tetap siaga untuk melaksanakan tugasnya .
     Satu hal yang sekarang membuatnya sangat senang, kenapa masyarakat Kel. Teddaopu sudah mulai ada kesadaran tentang kebersihan lingkungannya di depan rumah masing-masing.
     Apalagi Lurah Teddaopu Drs.Andi Ibrahim Witman dan juga camat tempe Andi Baso Iqbal, selalu turun langsung kejalan melihat satgas kebersihannya di wilayahnya sekaligus  menghimbau masayarakat untuk terus menjaga kebersihan buang sampah pada tempatnya, sebagai wujud dukungan atas program Kota Sengkang De'na Marotta & Mapaccing. (pkm/ishak ismail)



22 May 2017

LABRAK (laporan berita kriminal)

    Tim Macan Polrestabes Makassar, kembali berhasil meringkus 2 orang yang merupakan komplotan pengedar daun ganja di dua tempat berbeda. Penangkapan tersebut merupakan pengembangan kasus dari beberapa tersangka yang sudah dibekuk sebelumnya.
    Adalah lelaki NU alias Ame (29) warga gowa yang dibekuk Tim Macan Polrestabes Makassar di jalan Muhajirin 3 pondok PB Makassar pada Jum'at (19/05), berikut barang bukti narkotika jenis daun ganja 5 bungkus besar daun Ganja seberat kurang lebih 1 ons, 1 Bungkus Biji Ganja,1 Buah timbangan terigu warna putih yang di gunakan untuk timbang ganja.
   Dari hasil interogasi yang dilakukan, NU alias Ame mengatakan nahwa barang narkotika jenis daun ganja tersebut di peroleh dari AR yang beralamat di Provinsi Aceh Darussalam  yang di pesan dan dikirim melalui Kantor pos.
   Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin mengatakan, sebelum membekuk lelaki NU, aparat telah membekuk tujuh orang lainnya yang merupakan satu komplotan pengedar daun ganja. ketujuh orang tersebut adalah TR (29) warga Perintis, YO (22) Warga Dg. Sirua Makassar,  AL (22) warga Landak Baru Makassar, EK (29) warga Tanjung Bunga Makassar, YU (20) warga Veteran Makassar, dan  Perempuan AD (19) warga BTP Makassar dan Perempuan PA (19) warga BTP Makassar.
   Adapun barang bukti yang berhasil disita adalah  20 bungkus besar berisi daun ganja, 36 bungkus kecil berisi daun ganja, 1 kaleng biji ganja dan ½ lenting ganja sisa bakar.
 Aparat Polrestabes Makassar masih akan terus mengembangkan kasus ini untuk memburu anggota komplotan lainnya. (pkm/anjas)



LIPSTIK (liputan peristiwa kota)

    Lelaki Hasan AB Alhamid (48) warga Jl. DR. Ratulangi Komp. PDAM 3 L, ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dalam Masid Makmur  Melayu di Jl.Sangir Makassar pada Sabtu  (20/05) sekitar pkl 10.35 Wita.
   Mayat Hasan ditemukan terlentang di dalam Masjid oleh lelaki Anto (28)  warga Jl. Mancini tengah, Makassar, yang sedang bekerja mengecat Masjid. Anto yang sempat menyaksikan Hasan terlentang kejang-kejang di dalam Masjid, segera menghubungi warga di sekitar Masjid. Sebentar saja, beberapa warga mendatangi Masjid, tetapi nyawa Hasan sudah keburu 'pergi'.
   Menurut seorang saksi mata lainnya yaitu lelaki Halik (32) yang sedang bekerja memasang spanduk di salah satu apotik yang berhadapan dengan Masjid, beberapa saat sebelumnya, Hasan kelihatan di apotik membeli air mineral,  dan sempat mengeluhkan kondisinya kepada Halik.
   Halik kemudian menyarankan dan mengantar Hasan istirahat di dalam Masjid, dan sekitar setengah jam kemudian ditemukan oleh warga sudah tidak bernyawa lagi.
Tidak lama kemudian, tim Forensik dari Polres Pelabuhan tiba di TKP dan melakukan olah TKP, selanjutnya mayat Hasan dievakuasi  ke RS. Bhayangkara Makassar untuk dilakukan visum.
Di samping korban ditemukan obat generik isi 10 butir dan sdh diminum 4 butir serta 1 botol air mineral yang dibeli di apotik sebelumnya.(pkm/anjas)


iklan pasaratta'

iklan pasaratta'

pasaratta'

pasaratta'

pasaratta'

pasaratta'

Popular Posts

Forum Pendapat



Powered by Blogger.

PABBICARA

+ Ketua LMPI Sulsel Andi Nur Alim, bilang, pemilihan calon Direktur Kepatutan Bank Sulselbar sebaiknya transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan !
- patut atau tidak patut, kan tetap direktur kepatutan namanya ?

+ Sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Barombong Makassar, bilang, Lurah di wilayahnya terkesan sangat arogan dalam memimpin Kelurahan !
- kalau benar begitu, wah sangat tidak patut dipertahankan pak wali ?

+ Kapolsek Ujung Tanah Makassar Kompol H.Amrullah Suaeb, Bilang, pihaknya sudah melakukan kegiatan sunatan massal di Pulau Barrang Caddi.
- ini mah sangat patut di apresiasi ?

* La Cundekke

iklanta'ji

iklanta'ji

iklanta'ji

iklanta'ji

iklanta'ji

iklanta'ji

Kunjungan